Lingkungan
15 June 2025
Qory CS
7 dilihat
Menjawab tantangan krisis lingkungan dan ancaman sampah plastik, SMP Negeri 2 Pamekasan meluncurkan program SEMPESTA (Sekolah Menuju Zero Plastik dengan Ecobrick dan Seni Tata Ruang). Inovasi ini diinisiasi oleh Tim Adiwiyata Sekolah, OSIS Bagian Lingkungan Hidup, serta Guru Seni Budaya & Prakarya.
SEMPESTA mengusung konsep Eco-Art & Sustainability, yaitu gerakan yang menggabungkan prinsip estetika dengan aktivisme lingkungan. Siswa diajarkan memilah sampah plastik non-organik bersih lalu memasukkannya ke dalam botol PET hingga mencapai kepadatan standar minimal 0,33 g/ml. Botol ecobrick yang memenuhi standar Quality Control kemudian dirangkai menjadi fasilitas sekolah. Melalui sentuhan seni tata ruang dan teknik sipil sederhana (seperti Modul Hexagon), limbah plastik disulap menjadi produk fisik yang fungsional dan estetik, seperti kursi taman, meja santai, podium sekolah, hingga dinding dekorasi gerbang. Program yang diterapkan mulai Semester Genap (Mei–Juni) ini tidak hanya menekan volume sampah menuju Zero Waste, tetapi juga membangun karakter tanggung jawab ekologis siswa.