Jl. Balaikambang No. 16, Barurambat Kota, Kec. Pamekasan, Kab. Pamekasan, Prov. Jawa Timur 69313 082232147479
smpn2pmksan@gmail.com

Semarak HUT Ke-81 RI di SMPN 2 Pamekasan: Berbusana Adat Madura hingga Komitmen Hapuskan Tiga Dosa Besar Pendidikan

Kegiatan 17 August 2026 Dian OP 91 dilihat
Semarak HUT Ke-81 RI di SMPN 2 Pamekasan: Berbusana Adat Madura hingga Komitmen Hapuskan Tiga Dosa Besar Pendidikan

SEMPADA PAMEKASAN – Kemeriahan dan khidmat menyatu dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMPN 2 Pamekasan. Pada upacara bendera yang digelar Senin (17/8/2026), seluruh warga sekolah tampil beda dengan mengenakan pakaian adat khas Pulau Garam.

Lanskap lapangan upacara tampak berwarna dan penuh nuansa budaya. Dewan guru beserta staf pegawai dan karyawan tampak anggun dan berwibawa mengenakan Baju Bangsawan Madura. Sementara itu, seluruh murid kompak mengenakan pakaian adat Pesa’ untuk siswa laki-laki dan Marlena untuk siswi perempuan. Penggunaan busana adat ini menjadi simbol kuat pelestarian budaya lokal sekaligus penanaman nilai nasionalisme.

Kepala SMPN 2 Pamekasan, Bapak Mustakim, S.Pd., M.Si., bertindak langsung sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau membakar semangat seluruh peserta upacara dengan ajakan bersyukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.

“Sebagai rasa syukur, mari kita ucapkan MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!” seru Bapak Mustakim yang disambut gemuruh kompak dari seluruh peserta upacara.

Lebih lanjut, Bapak Mustakim memanfaatkan momen bersejarah ini untuk memberikan refleksi mendalam mengenai tantangan moral di lingkungan sekolah. Beliau menegaskan komitmen bersama untuk menghapuskan “Tiga dosa besar” yang masih kerap membayangi dunia pendidikan nasional.

Ketiga dosa besar tersebut meliputi: Perundungan (Bullying), Kekerasan Seksual dan Intoleransi.

Bapak Mustakim menekankan bahwa pakaian adat yang dikenakan oleh seluruh warga sekolah pada hari ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbol persatuan dalam keberagaman.

“Pakaian yang kita pakai hari ini adalah salah satu hal dalam menghilangkan intoleransi. Mari mulai hari ini, kita bersama-sama hilangkan tiga dosa besar pada dunia pendidikan ini dari sekolah kita,” tegasnya di hadapan ratusan siswa dan guru.

Keseruan peringatan kemerdekaan di SMPN 2 Pamekasan sebenarnya telah bergelora sejak beberapa hari sebelum upacara inti. Pada tanggal 14 hingga 15 Agustus 2026, pihak sekolah sukses menggelar rangkaian lomba unik yang memicu gelak tawa dan antusiasme tinggi.

Para siswa saling beradu ketangkasan dalam lomba pindah karet dalam tepung, memasukkan paku ke dalam botol, hingga uji konsentrasi berjalan di antara susunan gelas dengan mata tertutup. Kemeriahan semakin memuncak saat para guru serta pegawai/karyawan tidak mau kalah berpartisipasi dalam lomba kelompok, seperti memindahkan gelas menggunakan tali rafia.Kemeriahan tidak berhenti di situ. Nuansa kemerdekaan juga menjalar ke dalam ruang-ruang kelas melalui lomba menghias kelas bertema “Kemerdekaan”. Proses penilaian untuk estetika, kebersihan, dan kreativitas ruang kelas ini berlangsung cukup panjang, yakni dimulai sejak 14 Agustus hingga puncaknya pada 29 Agustus 2026 mendatang. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan sportivitas di lingkungan SMPN 2 Pamekasan.

 

Bagikan: Facebook X WhatsApp
Kembali ke Daftar Berita

Aksesibilitas

Ukuran Teks
Kontras Tinggi
Garis Bawah Tautan